banner 728x250
Berita  

Ketua Jamiyyah Ruqyah Aswaja Wonosobo Gus Rosun bersama Puluhan Praktisi Hadir dalam Uji Kompetensi di Salatiga

banner 120x600
banner 468x60

SALATIGA, Faktadetiknews – Praktisi Jamiyyah Ruqyah Aswaja team Pamungkas Kabupaten Wonosobo mengikuti program sertifikasi yang diadakan oleh pengurus pusat bertempat di Pondok Pesantren Salafiah, Salatiga, Jawa Tengah. Ratusan praktisi dari berbagai daerah dalam acara tersebut, sekaligus sebagai sarana silaturahmi antara seluruh praktisi yang ada di seluruh Nusantara. (7/2/26).

banner 325x300

Rombongan praktisi kabupaten Wonosobo yang dipimpin langsung oleh ketua cabang Gus Rosun sangat bahagia bersyukur sekali dapat bertemu langsung dengan Mujiz Jamiyyah Ruqyah Aswaja Gus Allama’ alaudin Shiddiqi, M.Pd.I secara langsung.

Hadir dalam acara sertifikasi praktisi tersebut selain Mujiz adalah Gus Subhan dari rembang sebagai Ketua pengurus pusat JRA , beserta Sekretaris Pengurus Pusat Gus Akhlis Munzilin,M.T. serta jajaran pengurus wilayah jawa Tengah dan segenap pengurus Cabang Se Nusantara.

“Uji sertifikasi ini merupakan bagian dari program nasional JRA yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme praktisi ruqyah. Yang tujuannya tidak lain agar selaras dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan organisasi,” ungkap Mujiz Jamiyyah Ruqyah Aswaja Gus Amak.

“Uji kompetensi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap praktisi ruqyah JRA benar-benar memiliki kapasitas keilmuan, akhlak, dan pemahaman yang sesuai dengan tuntunan syariat serta kaidah Aswaja. Ini penting agar praktik ruqyah tidak menyimpang dan tetap memberi kemaslahatan,” tambahnya.

Dalam waktu yang sama ketua Jamiyyah Ruqyah Aswaja Kabupaten Wonosobo Gus Rosun menambahkan bahwa, Materi yang diuji dalam sertifikasi ini meliputi keilmuan JRA, pemahaman tentang organisasi dan Tahsinat.

“Kami segenap rombongan dari wonosobo sangat bahagia dalam serangkaian kegiatan karna semua kegiatan berjalan dengan lancar dan dimudahkan dalam ujian lesan maupun tulisan. Jadi tidak perlu khawatir sebagai praktisi untuk mengikuti uji kompetensi, tetap semangat tetap ber do’a dan usaha,” ungkap Gus Rosun. (NoerSobo)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *