banner 728x250
Berita  

Mahasiswa Vietnam Ciptakan “Kotak Keselamatan” untuk Cegah Main Ponsel Saat Berkendara

banner 120x600
banner 468x60

Berita Faktadetiknews — Di tengah meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas akibat gangguan konsentrasi, sekelompok mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Hanoi, Vietnam, menciptakan inovasi bertajuk “Kotak Keselamatan” sebagai solusi teknologi untuk mengurangi penggunaan ponsel saat berkendara.

banner 325x300

Inisiatif tersebut berhasil meraih Juara I dalam Kompetisi Inovasi Keselamatan Lalu Lintas 2025 yang diselenggarakan oleh surat kabar Dan Tri. Dari ratusan peserta, karya ini dinilai sebagai solusi paling menjanjikan bagi masa depan transportasi di Vietnam.

Inspirasi inovasi ini berangkat dari realitas di jalan raya. Perwakilan tim peneliti, Phung Thi My Le, mengungkapkan bahwa ide “Kotak Keselamatan” muncul setelah ia kerap melihat pengendara sepeda motor menggunakan ponsel saat berkendara.

“Saya sering melihat gambar dan berita tentang orang yang menggunakan ponsel saat mengemudi. Bahkan seorang teman saya mengalami kecelakaan serius karena bermain ponsel saat berkendara,” ujar My Le.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, tim mahasiswa berupaya menciptakan solusi yang tidak hanya bersifat imbauan, tetapi mampu membentuk kebiasaan disiplin pengendara melalui teknologi.

Berbeda dengan aplikasi peringatan konvensional, sistem “Kotak Keselamatan” dirancang terintegrasi dengan perangkat kendaraan. Pengemudi diwajibkan meletakkan ponsel di kotak khusus sebelum kendaraan dapat dinyalakan dan dijalankan.

Sistem ini bekerja secara real time. Jika ponsel dikeluarkan saat kendaraan sedang melaju, sistem akan mengeluarkan peringatan. Apabila dalam waktu 15 detik ponsel tidak dikembalikan ke kotaknya, aliran listrik kendaraan akan diputus sehingga kendaraan berhenti secara otomatis.

Meski demikian, tim tetap mempertimbangkan kebutuhan navigasi dan komunikasi. Mereka mengembangkan aplikasi pendamping yang memungkinkan akses terbatas ke fitur penting seperti peta digital dan panggilan telepon melalui mode aman, sementara aplikasi lain seperti media sosial dan gim diblokir.

Untuk memastikan akurasi, teknologi ini menggunakan sistem NFC (Near Field Communication) guna mendeteksi keberadaan ponsel di dalam kotak. Sistem juga didukung data dari kamera lalu lintas, peta digital, serta statistik nasional kecelakaan untuk mengoptimalkan peringatan.

Proses pengembangan tidak lepas dari tantangan. My Le menyebut tim menghadapi kendala teknis, seperti menjaga kestabilan dudukan ponsel di jalan bergelombang dan menyesuaikan sistem dengan kelistrikan kendaraan, terutama mobil yang memiliki sistem lebih kompleks.

Meski demikian, hasil uji coba di lingkungan kampus dan laboratorium menunjukkan kinerja yang menjanjikan. Perangkat ini mencapai tingkat akurasi 98–99 persen dalam berbagai kondisi jalan. Umpan balik pengguna juga menunjukkan penurunan signifikan kebiasaan menggunakan ponsel saat berkendara.

Ke depan, tim berencana mengembangkan desain produk agar lebih ergonomis dan estetis. Salah satu pengembangan yang direncanakan adalah integrasi teknologi head-up display (HUD) agar pengemudi dapat melihat informasi navigasi tanpa menunduk ke arah ponsel.

Para peneliti berharap inovasi ini dapat diterapkan secara luas di luar lingkungan kampus melalui kerja sama dengan industri transportasi dan jasa pengiriman di Vietnam.

“Jika perusahaan transportasi tertarik bekerja sama, kami berharap dapat menciptakan standar keselamatan baru bagi para pengemudi,” ujar My Le.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *