banner 728x250
Berita  

Menaker Kunjungi PTBA, Perkuat Sinergi K3 dan Pengelolaan SDM

banner 120x600
banner 468x60

TANJUNG ENIM Berita Faktadetiknews//– Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI) Yassierli melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Senin (9/2). Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pengelolaan sumber daya manusia serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertambangan.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Menaker Yassierli menyampaikan bahwa sepanjang 2025 Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai upaya penguatan K3. Langkah tersebut meliputi penyempurnaan kerangka regulasi dan standar K3 agar adaptif terhadap dinamika dunia kerja, pelatihan dan sertifikasi SDM K3 secara berkelanjutan, serta perluasan sosialisasi pembudayaan K3 kepada serikat pekerja dan manajemen perusahaan.

Selain itu, Kemnaker juga memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah. Transformasi layanan K3 berbasis digital turut didorong melalui penyederhanaan proses sertifikasi, pengembangan aplikasi Teman K3, peluncuran kanal pelaporan Lapor Menaker, serta penguatan basis data kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

“Kami juga memperkuat integritas layanan K3. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran melalui penerapan pakta integritas, penangguhan izin PJK3 yang tidak patuh, serta penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyelewengan,” ujar Yassierli.

Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban administratif. Perusahaan yang menempatkan K3 sebagai prioritas dinilai mampu menjaga produktivitas, keberlanjutan usaha, serta kesejahteraan tenaga kerja.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail, menyatakan bahwa K3 merupakan nilai fundamental dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan keberlanjutan.

“Bagi PTBA, keselamatan adalah fondasi operasional. Seluruh kegiatan bisnis dijalankan dengan standar K3 yang ketat untuk melindungi pekerja, mitra kerja, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur SDM PTBA, Ihsanudin Usman, mengatakan kunjungan Menaker RI menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan K3 secara berkelanjutan.

Saat ini, PTBA memiliki 1.681 pegawai organik yang direkrut secara transparan dan akuntabel dari seluruh Indonesia dengan tetap memperhatikan keterwakilan tenaga kerja lokal. Lebih dari 20 persen pegawai merupakan perempuan, dan hampir 30 persen telah menduduki posisi struktural.

Mayoritas pegawai PTBA berasal dari generasi muda, yakni Gen Z dan milenial. Selain pegawai organik, kegiatan operasional perusahaan juga didukung lebih dari 16 ribu tenaga kerja kontraktor dan alih daya sehingga penerapan standar K3 diberlakukan secara menyeluruh.

Dalam aspek K3, PTBA telah menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 serta standar ISO 45001:2018 di seluruh unit kerja. Program K3 dijalankan melalui dua pilar utama, yaitu keselamatan kerja serta kesehatan dan lingkungan kerja yang mencakup identifikasi bahaya dan penilaian risiko, inspeksi rutin, pembinaan K3, kesiapsiagaan darurat, serta pemantauan kesehatan dan lingkungan kerja.

“Capaian kinerja K3 PTBA tercermin dari nilai Frequency Rate dan Severity Rate yang berada di bawah standar nasional. Hal ini merupakan hasil dari komitmen seluruh insan perusahaan dalam menjadikan keselamatan sebagai nilai utama,” kata Ihsanudin.

Melalui kunjungan tersebut, PTBA berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *