banner 728x250
Berita  

CFD Ampera Dongkrak Penumpang LRT Sumsel, Tembus 17.240 Orang dalam Sehari

banner 120x600
banner 468x60

PALEMBANG Faktadetiknews– Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Ampera yang baru diresmikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pengguna Lintas Rel Terpadu (LRT) Sumsel.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat jumlah penumpang LRT Sumsel pada Minggu (14/6/2026) mencapai 17.240 orang. Angka tersebut menjadi jumlah penumpang tertinggi selama Juni 2026.

banner 325x300

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan tingginya animo masyarakat mengikuti CFD Ampera turut mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik, khususnya LRT Sumsel.

“Peresmian CFD Ampera memberikan dampak yang sangat positif terhadap peningkatan penggunaan LRT Sumsel. Stasiun Ampera menjadi stasiun tersibuk pada 14 Juni 2026 dengan melayani sebanyak 3.739 penumpang,” ujar Aida, Senin (15/6/2026).

Jumlah pengguna di Stasiun Ampera tersebut meningkat signifikan dibandingkan rata-rata volume penumpang harian yang biasanya berkisar 1.500 orang per hari.

Menurut Aida, tingginya minat masyarakat menggunakan LRT tidak hanya untuk mengikuti kegiatan CFD, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana rekreasi bersama keluarga di kawasan Jembatan Ampera.

Selain itu, kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang meramaikan kawasan CFD menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berkunjung menggunakan transportasi publik.

CFD Ampera sendiri diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didampingi Wali Kota Palembang Ratu Dewa sebagai ruang publik baru yang memungkinkan masyarakat menikmati kawasan ikon Kota Palembang tanpa kendaraan bermotor.

Selain Stasiun Ampera, sejumlah stasiun lain juga mencatat jumlah penumpang yang cukup tinggi pada hari tersebut. Stasiun Asrama Haji melayani 2.905 penumpang, Stasiun DJKA sebanyak 2.600 penumpang, dan Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 2.211 penumpang.

LRT Sumsel menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari perjalanan yang bebas kemacetan, tarif terjangkau, hingga fasilitas yang nyaman dan modern. Saat ini tarif perjalanan LRT sebesar Rp5.000 untuk rute antarstasiun dan Rp10.000 untuk perjalanan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Selain menghubungkan bandara dengan pusat Kota Palembang hingga kawasan olahraga Jakabaring, layanan LRT Sumsel juga terintegrasi dengan angkutan pengumpan Feeder Musi Emas yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan LRT Sumsel sebagai pilihan utama transportasi sehari-hari. Selain nyaman dan aman, penggunaan transportasi publik merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung mobilitas perkotaan yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” kata Aida.

KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan guna mendukung pengembangan transportasi publik di Sumatera Selatan.
(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *