Breaking News
01:04

Demplot Satgas Karhutla TNI, Uji Alternatif Pupuk Organik Ladang di Kayan Hilir

IMG 20260913 WA0000
Bagikan
Lihat Tersimpan

SINTANG, faktadetiknews.biz.id — Untuk memastikan alternatif pupuk organik terhadap ladang padi masyarakat, Satgas Kahutla TNI uji limbah Tandan Kosong (Tankos) dan Solid sawit di lahan Demontrasi Plot (Demplot) di Kayan Hilir , Sintang, Kalbar, Sabtu (12/9/2026)

 

Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pencegahan Satgas Karhutla TNI wilayah Kayan Hilir Kolonel Arh Saptarendra P, ST., M.M., mengungkapkan sebelum dilaksanakan pembukaan Demplot, Satgas TNI bersama dengan aparat desa Monbay Begununk, Tim Penyuluh Pertanian Lapangan Kayan Hilir dan beberapa tokoh masyarakat melaksanakan koordinasi dan peninjauan lokasi.

 

“Lokasi Demplot direncanakan di tanah milik keluarga kepala desa Monbay Begununk, Leo Albert yaitu di desa Jambu, Dusun Potai. Untuk kebutuhan Tankos dan Solid sawit akan di dukung dari limbah produksi PT. Gunas Group,”ujarnya.

 

“Kemudian untuk operasional nantinya akan di bimbing dari Penyuluh Pertanian dan Koramil 1205-17/Kayan Hilir serta didukung Polsek Kayan Hilir,”imbuhnya.

 

Meski ini terlihat sederhana, lanjutnya, pembuatan pupuk alternatif pengganti pupuk hasil pembakaran pohon ini lumayan kompleks.

 

“Berbekal dari keberhasilan masyarakat dan perusahaan dalam penggunaan Tankos dan Solid di Sawit maupun perkebunan, maka akan kita uji di demplot seluas 500 m2 ini,”tegas Sapta.

 

Lebih lanjut ditambahkanya, untuk peningkatan kualitas dapat dilakukan juga dengan fermentasi maupun kompos.

 

“Saat ini, yang tersedia dan waktu cepat yaitu menggunakan abu Tangkos dan hasil fermentasi Solid sawit,”tandasnya.

 

Dalam rapat koordinasi dan peninjauan lokasi itu hadir juga dari Satgas TNI yaitu Kolonel Laut (KH) Chumaidi dan Kolonel Kes Robi Mandolin serta Humas PT. BTN Gunas Group Bapak Matius Nampun, Kepsek SMP 1 Kayan Hilir Bapak Paulus, Spd, Babinsa Koramil 1205-17/Kayan Hilir Sertu Daniel, Kanit Intel Polsek Kayan Hilir Aiptu Indra Sucitra, serta beberapa tokoh masyarakat setempat.

 

“Semangat untuk mencari alternatif solusi agar petani dapat berladang tanpa harus membakar pohon menjadi tinggi, karena antusias yang hadir, terutama dari Pak Kades, Tim penyuluh Pertanian serta Pak Nampun dalam mendukung kegiatan,”tegas lulusan Akmil 1996 itu.

 

Ditempat yang sama, Kades Monbai Begununk, Leo Albert, S.Kom menyampaikan rasa senang atas kehadiran Satgas TNI dalam mencari alternatif solusi yang ditengah hadapi masyarakatnya.

 

“Kami senang dan siap mendukung insiatif Satgas TNI untuk menguji penggunaan pupuk dari Tankos dan Solid sawit,” ujarnya.

 

“Untuk pengairan lahan, nanti dari sumber air yang ada disini ..semoga dapat mendukung kebutuhan. kami siapkan tanah 2 hektar untuk digunakan percobaan,”tambahnya.

 

Bersamaan dengan peninjauan lokasi Demplot, Ketua Tim Penyuluh Pertanian Kayan Hilir, Yefta beserta anggotanya melaksanakan test kualitas tanah dan Tankos dengan menggunakan Strip PH.

 

“Sebagai perbandingan, kondisi awal PH tanah mineral disini yaitu 4 atau katagori asam kuat. Kemudian, meski keduanya katagori basa kuat, abu pembakaran Tankos lebih kuat daripada abu hasil pembakaran pohon. Jadi abu Tankos lebih efektif daripada abu pohon dalam merubah PH tanah ,”tegas Yefta .

 

Lanjut dikatakannya, bersama dengan Solid sawit, Tankos akan dicarikan formulasi campuran yang mendekati dengan kondisi kualitas tanah yang diharapkan.

 

“Ini baru test awal, besok atau lusa akan kami coba formulasi dan takaran yang pas untuk menyeimbangkan kualitas tanah yang diharapkan termasuk penyuburannya,”pungkas Yefta .

Penulis

darwisakbar@gmail.com


Deprecated: Berkas Tema tanpa comments.php tidak digunakan lagi sejak versi 3.0.0 dan tidak tersedia penggantinya. Harap sertakan templat comments.php dalam tema Anda. in /home/sultrand/public_html/faktadetiknews.biz.id/wp-includes/functions.php on line 6260

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *