JAKARTA, Faktadetiknews//—
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menurunkan tim investigasi untuk menelusuri kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya akan segera menugaskan Inspektur Tambang untuk melakukan investigasi menyeluruh di area operasi PTBA.
“PTBA ada kecelakaan di wilayah IUP-nya. Kami segera menurunkan Inspektur Tambang untuk melakukan investigasi, mencari akar penyebab kecelakaan itu, dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Tri saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam Tbk, Eko Prayitno, menjelaskan bahwa insiden tersebut melibatkan dua unit dump truck milik mitra kerja PTBA, yakni PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026.
“Benar, telah terjadi insiden operasional yang melibatkan dua unit dump truck milik mitra kerja kami, PT Pamapersada Nusantara (PAMA),” kata Eko saat dihubungi, Kamis (5/2/2026).
Manajemen PTBA menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
“Segenap manajemen PTBA menyampaikan duka cita yang mendalam. Doa dan dukungan terbaik kami sampaikan kepada keluarga almarhum agar diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Eko menambahkan, hingga saat ini perusahaan telah mengambil sejumlah langkah penanganan, termasuk memastikan keluarga korban memperoleh dukungan yang diperlukan. Selain itu, tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Safety, Health, and Environment (SHE) PTBA bersama PT PAMA tengah melakukan investigasi lanjutan di lokasi kejadian.
“Perusahaan telah melakukan pengamanan lokasi kejadian serta peninjauan ulang prosedur keselamatan guna memastikan penyebab utama insiden, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutup Eko.
(R01-R12-Red-BFN)






