banner 728x250

Lumbung Pangan Baznas Jadi Titik Balik Kehidupan Petani di Lombok Timur

banner 120x600
banner 468x60

Faktadetiknews – Lombok Timur — Upaya pemberdayaan masyarakat melalui program Lumbung Pangan yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bersama Baznas RI mulai membuahkan hasil positif. Program tersebut dinilai berhasil membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka.

Wakil Ketua Baznas Lombok Timur, Dr. H. M. Hamidi, M.Pd, mengatakan program berbasis zakat produktif itu dirancang untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki sumber penghasilan berkelanjutan melalui sektor pertanian.

banner 325x300

“Pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas bantuan modal, tetapi juga pembinaan secara intensif agar para petani mampu mengelola pertanian dengan lebih baik,” ujarnya, Kamis (07/05/2026).

Menurut Hamidi, hasil dari program tersebut kini mulai dirasakan langsung oleh para petani binaan. Produksi pertanian meningkat dan pendapatan masyarakat ikut mengalami perubahan yang cukup signifikan dibanding sebelumnya.

Ia menyebut, beberapa petani bahkan telah mampu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menunaikan zakat. Kondisi itu menjadi salah satu indikator keberhasilan program dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan kini sudah berada di tahap mampu berbagi kepada sesama,” katanya.

Program Lumbung Pangan sendiri dijalankan melalui kerja sama antara Baznas Lombok Timur dan Baznas RI dengan fokus pada penguatan sektor pertanian masyarakat. Selain bantuan sarana produksi, para petani juga mendapat pendampingan terkait pengelolaan usaha tani hingga pemasaran hasil panen.

Hamidi menilai keberhasilan tersebut membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata dalam membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

Ia berharap program serupa dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya di wilayah pedesaan yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

“Kami ingin zakat benar-benar menjadi kekuatan untuk membangun kemandirian umat. Ketika masyarakat sudah mampu berdiri sendiri, maka tujuan besar dari pemberdayaan itu telah tercapai,” tutupnya.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *