banner 728x250

Lotim Borong Prestasi Regional, Raih Penghargaan Inovasi Pembiayaan Pembangunan

banner 120x600
banner 468x60

Faktadetiknews – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menorehkan capaian positif di tingkat regional setelah berhasil masuk jajaran daerah terbaik dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

Pada penghargaan tersebut, Lombok Timur meraih posisi kedua kategori creative financing tingkat kabupaten. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, dalam kegiatan yang digelar di Senggigi, Selasa (19/5/2026).

banner 325x300

Peringkat pertama kategori kabupaten diraih Kabupaten Lombok Barat, sedangkan posisi ketiga ditempati Kabupaten Halmahera Selatan dari Provinsi Maluku Utara. Sementara untuk kategori kota dimenangkan Kota Mataram dan tingkat provinsi diraih Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Prestasi tersebut turut membawa Lombok Timur memperoleh tambahan dana insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari pemerintah pusat. Insentif itu diberikan sebagai penghargaan kepada daerah yang dianggap berhasil menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pembiayaan pembangunan dan tata kelola keuangan daerah.

Penilaian kategori creative financing dilakukan melalui berbagai indikator, mulai dari kemampuan pemerintah daerah mengoptimalkan pendapatan melalui inovasi pajak dan retribusi, penguatan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pemanfaatan dana CSR untuk mendukung pembangunan masyarakat.

Selain itu, efektivitas pengelolaan aset daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga menjadi bagian dari penilaian. Pemerintah daerah turut dinilai berdasarkan kemampuan membangun kerja sama pembiayaan dengan badan usaha melalui skema KPDBU, termasuk penerapan digitalisasi pelayanan dan tata kelola keuangan yang konsisten.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja inovatif dan berdampak terhadap pembangunan.

Ia menjelaskan bahwa dana insentif yang diberikan dapat digunakan pemerintah daerah melalui APBD untuk mendukung berbagai program prioritas, termasuk kebutuhan belanja tidak terduga.

Melalui penghargaan tersebut, pemerintah pusat berharap seluruh daerah semakin terdorong untuk menghadirkan inovasi baru, terutama dalam pengendalian inflasi, pengurangan angka pengangguran, penurunan kemiskinan, hingga percepatan penanganan stunting di masing-masing wilayah.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *