banner 728x250

Sigap dan Presisi! URC Satreskrim Polres Blora Berhasil Ungkap Dugaan Curanmor di Mlangsen dalam Waktu Singkat

banner 120x600
banner 468x60

BLORA, Faktadetiknews– Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Blora. Berkat gerak cepat dan penyelidikan yang profesional, laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Mlangsen, Kecamatan Blora, berhasil diungkap hanya dalam waktu singkat.

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang warga melaporkan kehilangan sepeda motor di depan salah satu minimarket di wilayah Mlangsen, dekat kawasan Tirtonadi, Kabupaten Blora, pada Selasa malam (14/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

banner 325x300

Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel URC Satreskrim Polres Blora langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta penyelidikan awal. Respons cepat petugas mendapat apresiasi dari warga sekitar karena kehadiran aparat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berlangsung tanpa menunggu waktu lama.

Respons Cepat Polisi Jadi Kunci Pengungkapan

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, menjelaskan bahwa saat laporan masuk, dirinya bersama anggota sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polres Blora, tepatnya di jalur Blora–Ngawen.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan pencurian kendaraan bermotor di depan Indomaret Mlangsen. Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan quick response dengan mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” jelas AKP Zaenul Arifin.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan merupakan bagian dari upaya Polres Blora dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

Fakta Terungkap, Motor Bukan Dicuri Melainkan Tertukar

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman informasi di lapangan, petugas menemukan fakta yang cukup mengejutkan. Kendaraan yang sebelumnya diduga menjadi korban pencurian ternyata tidak dicuri, melainkan tertukar dengan kendaraan lain yang memiliki spesifikasi hampir identik.

“Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa motor tersebut tertukar dengan kendaraan lain yang jenis dan warnanya hampir sama. Keduanya merupakan sepeda motor Honda Vario berwarna gelap atau hitam sehingga menyebabkan kesalahpahaman,” terang Kasat Reskrim.

Temuan tersebut sekaligus memastikan bahwa laporan dugaan curanmor yang sempat membuat khawatir masyarakat bukan merupakan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

Polisi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Meski kasus tersebut bukan tindak kriminal, Polres Blora tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama kendaraan modern yang menggunakan sistem keyless atau remote.

AKP Zaenul Arifin menegaskan bahwa pemilik kendaraan harus memastikan kendaraan terkunci dengan baik dan tidak meninggalkan kunci remote di dalam kendaraan maupun di tempat penyimpanan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kembali kendaraannya sebelum ditinggalkan. Jangan sampai kunci remote tertinggal di dalam kendaraan karena dapat menimbulkan risiko kehilangan maupun kesalahpahaman seperti kejadian ini,” ujarnya.

Pemilik Kendaraan Apresiasi Kinerja URC Satreskrim Polres Blora

Sementara itu, Gutomo atau yang akrab disapa Tomo, pemilik kendaraan yang sempat diduga hilang, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran URC Satreskrim Polres Blora atas kecepatan penanganan laporan yang disampaikan.

“Saya sangat berterima kasih kepada anggota URC Satreskrim Polres Blora. Mereka bergerak sangat cepat setelah menerima laporan. Petugas langsung datang ke lokasi, melakukan pemeriksaan, dan akhirnya persoalan ini dapat terungkap dengan jelas,” kata Tomo.

Wujud Pelayanan Presisi untuk Masyarakat

Keberhasilan mengungkap dugaan kasus curanmor tersebut menjadi bukti nyata implementasi pelayanan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Kehadiran petugas yang sigap, profesional, dan responsif di tengah masyarakat tidak hanya membantu menyelesaikan permasalahan secara cepat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Masyarakat berharap pola pelayanan cepat seperti yang dilakukan URC Satreskrim Polres Blora dapat terus dipertahankan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Blora.

Reporter: Nursoleh

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *