INDRAJAYA PIDIE, faktadetiknews.biz.id – Siswa, guru dan karyawan SMAN 1 Indrajaya, Kabupaten Pidie, menggelar zikir, yasinan dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Damai Aceh ke-21 serta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 320 siswa serta 45 guru dan karyawan SMAN 1 Indrajaya. Selain zikir dan doa bersama, keluarga besar sekolah juga menggalang sedekah dari siswa, guru dan karyawan untuk diberikan kepada siswa yang kurang mampu sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat perdamaian dan kemerdekaan.
Salah seorang siswa kurang mampu yang menerima bantuan tersebut adalah Nabila, warga Gampong Lamreuneung, Kecamatan Indrajaya. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula dan telur.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Dr. Tgk. Miswar Saputra, M.Pd., menyampaikan pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan dan perdamaian yang telah dirasakan masyarakat Aceh hingga saat ini.
Menurutnya, generasi muda saat ini patut bersyukur karena dapat belajar dengan lebih mudah serta didukung sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Kondisi tersebut merupakan hasil dari perjuangan para pendahulu bangsa.
“Para siswa hendaknya mengisi kemerdekaan dengan belajar tekun dan meraih prestasi untuk kemajuan agama, bangsa dan tanah air tercinta,” pesannya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Indrajaya mengingatkan para siswa agar senantiasa menghormati orang tua dan guru serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Anak-anak sekalian, hormatilah orang tua dan guru. Belajarlah dengan tekun karena kalian adalah pemegang estafet berikutnya,” pesannya.
Ia mengatakan, para siswa nantinya akan menjadi generasi penerus yang mengisi berbagai bidang profesi, mulai dari guru, pegawai, TNI, Polri, perawat, bidan, dokter, camat, bupati hingga anggota DPRK, DPRA dan DPR RI.
“Kami yang sekarang menjadi ASN suatu saat akan pensiun. Anak-anak kami inilah yang nantinya akan meneruskan perjuangan dan mengisi berbagai profesi untuk membangun bangsa,” ujarnya.
Kepala sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk menjaga dan merawat sarana serta prasarana sekolah dengan baik. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang ada saat ini bukan hanya untuk digunakan oleh siswa sekarang, tetapi juga akan dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.
“Mari kita rawat dan jaga dengan baik sarana dan prasarana sekolah, supaya tahun berikutnya masih dapat digunakan oleh adik-adik kita,” ajaknya.
Kegiatan zikir, doa bersama dan sedekah tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 10 Indrajaya untuk memperkuat rasa syukur, kepedulian sosial serta semangat generasi muda dalam mengisi perdamaian Aceh dan kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan positif serta prestasi.
(R.01/R024/HS Red/BPN)


















