METRO, faktadetiknews.biz.id — Jajaran Polsek Metro Selatan menunjukkan respons cepat dan kesiapan tinggi dalam menindaklanjuti setiap informasi yang masuk dari masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan langkah segera turun ke lokasi Pasar 16 C Margorejo menyusul adanya tiga kali kejadian pencurian dalam kurun waktu satu minggu di pasar tersebut.
Kapolsek Metro Selatan, AKP A.E. Siregar, S.Sos., diwakili oleh Kanit Reskrim, Bripka Eko Syafrur Rizky, telah mendatangi langsung Pasar Margorejo tempat terjadinya rangkaian pencurian dan pembobolan warung.
“Kami sudah melakukan kunjungan ke pasar bersama jajaran Polsek Metro Selatan, serta mendata para pedagang yang telah menjadi korban pencurian,” ujar Bripka Eko.
Pihak kepolisian telah menganjurkan para korban untuk membuat laporan resmi, namun para pedagang memilih untuk mengikhlaskan kejadian tersebut. Oleh karena itu, pihak Polsek sementara ini menyampaikan imbauan dan arahan kepada seluruh pedagang serta pengelola pasar.
“Para pedagang belum ingin membuat laporan resmi karena mereka sudah mengikhlaskan kehilangan tersebut,” jelas Kanit Eko.
Selain itu, pihak Polsek juga mengimbau agar dilakukan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di beberapa titik strategis guna memantau keadaan di pasar serta meningkatkan keamanan secara menyeluruh.
“Pengelolaan CCTV nantinya tidak dipegang oleh satpam, melainkan oleh para pedagang pemilik toko, dan biaya pemasangannya dapat bersumber dari sumbangan atau partisipasi para pedagang sendiri,” kata Eko.
Bripka Eko juga menegur secara tegas petugas keamanan atau satpam yang bertugas di Pasar Margorejo agar benar-benar bertanggung jawab penuh atas penjagaan dan keamanan lingkungan pasar.
“Kepada satpam yang bertugas di Pasar Margorejo: harus benar-benar meningkatkan keamanan, jangan main-main, dan jangan sampai ada keterlibatan oknum dari dalam!” tegasnya.
Pihak kepolisian juga meminta kepada seluruh pedagang untuk segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan atau tindak pidana ke Polsek Metro Selatan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Salah satu pedagang di pasar, Narlin, membenarkan kedatangan pihak kepolisian ke lokasi.
“Benar, tadi ada pihak kepolisian dari Polsek beserta jajaran datang. Mereka berkoordinasi dengan para pedagang dan korban pencurian,” ungkap Narlin.
Ia juga membenarkan pernyataan bahwa salah satu korban, Bu Martini, telah mengikhlaskan kehilangan barang dagangannya dan memilih untuk tidak membuat laporan resmi ke pihak berwajib.
Narlin berharap jumlah personil satpam yang bertugas pada saat malam hari dapat ditambah, sehingga sistem penjagaan dengan sistem shift atau bergantian dapat berjalan lebih maksimal dan keamanan semakin terjamin.
“Pemasangan CCTV juga sangat diperlukan. Kami berharap setelah kejadian ini tidak ada lagi pencurian yang terjadi di Pasar Margorejo,” ucapnya.
Harapan yang sama juga disampaikan agar para pedagang tidak lagi merasa cemas atau was-was atas kehilangan barang dagangan yang disimpan di toko.
“Sehingga kami para pedagang tidak lagi was-was akan kehilangan barang yang kami simpan di toko. Semoga setelah ini pasar kami benar-benar aman,” pungkas Narlin. (Red).


















