MUARA ENIM, faktadetiknews.biz.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah BUMN Muara Enim menggelar Pameran Ornamen Adat dan Produk UMKM pada 6–17 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Creative Hub Lantai 1 Gedung Utama (GUBA) PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) tersebut menghadirkan beragam produk kreatif pelaku UMKM lokal, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Berbagai produk ditampilkan, mulai dari tanjak, songket, batik, selendang, aksesori adat, kerajinan rajut, produk olahan pangan hingga tumbler.
Micro & Small Enterprise Funding Section Head PTBA, Weny Yuliastuti, mengatakan pameran tersebut menjadi salah satu upaya Rumah BUMN Muara Enim dalam memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
“Melalui kegiatan ini, kami memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada insan PTBA. Selain menjadi sarana penjualan, pameran ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM memperoleh respons konsumen dan memahami kebutuhan pasar,” ujar Weny.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 RI juga dimanfaatkan untuk mengangkat produk yang merepresentasikan budaya dan kearifan lokal.
Tanjak, songket, batik serta berbagai aksesori adat tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.
Sementara itu, Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” kata Eko.
Menurutnya, melalui Rumah BUMN, PTBA berupaya mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar sehingga produk lokal semakin dikenal dan memiliki peluang berkembang lebih luas.
Pameran tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan PTBA.
Pada upacara 17 Agustus 2026, pegawai PTBA direncanakan mengenakan ornamen Nusantara sebagai bagian dari busana upacara. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Booth UMKM Ornamen Adat menyediakan berbagai produk lokal seperti tanjak, selendang Kujur, songket, bros etnik, ikat kepala dan aksesori adat lainnya.
Keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperluas peluang pemasaran, tetapi juga mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas, desain dan kemasan produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Eko menambahkan, ruang-ruang promosi seperti pameran dapat menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara UMKM dan pasar.
“Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis UMKM lokal dapat semakin berdaya saing sekaligus turut menggerakkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Melalui Rumah BUMN Muara Enim, PTBA terus mendorong pengembangan UMKM lokal sekaligus pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
(Red)


















