banner 728x250

Dewas Evaluasi Layanan RSUD Soejono, Antrean Obat dan Registrasi Pasien Jadi Perhatian

banner 120x600
banner 468x60

Faktadetiknews – Lombok Timur — Sistem pelayanan di RSUD Soejono menjadi perhatian Dewan Pengawas (Dewas) setelah masih ditemukannya keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean di sejumlah layanan rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dievaluasi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Anggota Dewas RSUD Soejono, Hamzani, SE., MAP., mengatakan salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan pasien adalah lamanya waktu tunggu di bagian farmasi. Pasien yang telah selesai menjalani pemeriksaan di poli disebut masih harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan obat.

banner 325x300

Menurutnya, pelayanan resep yang masih terpusat pada satu lokasi menyebabkan antrean mudah menumpuk, terutama pada jam pelayanan yang ramai.

“Jumlah pasien terus meningkat setiap hari, sementara pelayanan obat masih terfokus di satu titik. Ini yang membuat antrean menjadi panjang,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Untuk mengurangi kepadatan antrean, Dewas mendorong manajemen rumah sakit melakukan penataan ulang sistem pelayanan farmasi, termasuk membuka alternatif layanan agar proses distribusi obat bisa lebih cepat.

Selain layanan obat, Dewas juga menyoroti sistem registrasi pasien yang dinilai belum efisien. Pasien kontrol rutin masih harus melewati antrean panjang meskipun data mereka telah tersimpan dalam sistem digital rumah sakit.

Hamzani menilai pemanfaatan teknologi yang sudah tersedia semestinya dapat mempercepat proses pelayanan administrasi sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama sebelum masuk ke poli tujuan.

“Pasien lama seharusnya bisa lebih mudah mengakses pelayanan tanpa harus mengulang prosedur yang sama setiap kali datang,” katanya.

Tidak hanya itu, persoalan keterlambatan pelayanan dokter spesialis juga menjadi perhatian Dewas. Menurutnya, jadwal pelayanan yang tidak berjalan tepat waktu membuat antrean pasien semakin panjang dan memengaruhi kenyamanan masyarakat.

Ia meminta pihak rumah sakit meningkatkan kedisiplinan pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi antarbagian agar pelayanan kepada pasien berjalan lebih tertata.

Dewas juga berharap rumah sakit dapat memberikan informasi yang jelas kepada pasien jika terjadi perubahan atau keterlambatan jadwal pelayanan sehingga masyarakat tidak menunggu tanpa kepastian.

Dengan adanya evaluasi tersebut, Dewas berharap RSUD Soejono mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Lombok Timur.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *