Faktadetiknews – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dengan menggelar upacara di halaman Kantor Bupati, Senin (27/4/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Muhammad Juaini Taufik, yang membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Dalam amanatnya, pemerintah pusat menekankan bahwa otonomi daerah harus dijadikan momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan. Hubungan yang selaras antara pusat dan daerah dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta kemajuan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Lombok Timur mengungkapkan bahwa daerahnya menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai berbagai indikator pembangunan mengalami peningkatan, sehingga menempatkan Lombok Timur dalam posisi yang kompetitif di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan yang mendekati angka lima persen pada tahun 2025 menjadi bukti bahwa aktivitas ekonomi daerah terus bergerak positif. Capaian tersebut disebut sebagai hasil dari kerja sama lintas sektor yang terus diperkuat.
Selain itu, Lombok Timur juga berhasil mengukir berbagai prestasi, baik di tingkat nasional maupun regional. Keberhasilan tersebut meliputi penguatan digitalisasi layanan, kinerja pengendalian inflasi yang efektif, hingga pengelolaan keuangan daerah yang mendapatkan pengakuan luas. Bahkan, pimpinan daerah Lombok Timur saat ini tengah berada dalam tahap akhir seleksi penghargaan di bidang keuangan kreatif dari Kementerian Dalam Negeri.
Sekda menegaskan bahwa seluruh penghargaan dan insentif yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas kontribusi dan inovasi yang terus dikembangkan, termasuk dalam penerapan sistem pembayaran non-tunai.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi. Momentum Hari Otonomi Daerah ini diharapkan menjadi titik tolak dalam mendorong pembangunan Lombok Timur yang lebih maju dan berkelanjutan.(red)


















