banner 728x250

SIAP SIAGA! Babinsa Karya Mulya Bersama Tim Gabungan dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Kebakaran Lahan di Sematang Borang

banner 120x600
banner 468x60

PALEMBANG, faktadetiknews.biz.id — Sinergitas TNI dan masyarakat kembali teruji di lapangan. Babinsa Kelurahan Karya Mulya Koramil 418-08/Sako, Sertu Heri Kusnadi, bergerak cepat memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Karya Makmur, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Kamis (27/8/2026).
​Kebakaran yang melahap lahan seluas kurang lebih 2 hektare milik Hidayat (70) tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Menanggapi laporan warga dan buruh bangunan setempat, Babinsa langsung terjun ke lokasi sekitar pukul 13.45 WIB untuk mengonsolidasikan pemadaman darurat.
​Pantang Surut di Tengah Terik dan Medan Sulit
​Proses pemadaman di lapangan menghadapi tantangan berat akibat vegetasi semak belukar yang tebal serta posisi titik api yang berada di tengah kawasan hutan. Meski demikian, semangat gotong royong antara Babinsa, aparat gabungan, dan warga tidak surut.
​Upaya Pemadaman: Tim mengombinasikan metode manual dengan pengerahan 1 unit mesin pompa air milik Kecamatan Sematang Borang untuk mengisolasi pergerakan api.
​Kondisi Lapangan: Hingga pukul 15.00 WIB, pemantauan dan penyekatan terus dilakukan guna memastikan kobaran api tidak meluas ke pemukiman atau area perkebunan warga sekitar.
​Sertu Heri Kusnadi menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan kewajiban TNI dalam melindungi wilayah serta masyarakat dari dampak bahaya karhutla.
​Edukasi dan Imbauan Cegah Karhutla
​Di sela-sela aksi pemadaman, Sertu Heri Kusnadi turut memberikan imbauan humanis kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca terik yang membuat vegetasi lahan menjadi sangat mudah terbakar.
​”Kami bersama aparat gabungan dan masyarakat terus berupaya maksimal memadamkan api dan memutus jalur penjelarannya. Kami mengimbau keras seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau melakukan aktivitas pemantik api di area rawan,” tegas Sertu Heri Kusnadi.
​Ia juga meminta warga segera melapor ke posko atau aparat terdekat jika melihat kepulan asap agar penanganan dini dapat segera dilakukan. Saat ini, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Sako, sementara Babinsa bersama tim gabungan tetap disiagakan di lokasi untuk proses pendinginan (cooling down).

( R-01/R-26/WIS/ Novi/Pimred BFN )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *