SINTANG, faktadetiknews.biz.id — Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap akibat kemarau panjang, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ribuan masyarakat Kota Sintang melaksanakan Shalat Istisqa di Lapangan Makodim 1205/Stg, Jl. Ksatria, Tj. Puri, Kec. Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (6/9/2026) pagi.
Shalat Istisqa yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang bersama Yayasan. Pelaksanaan salat berjemaah dan doa bersama ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan, sehingga kualitas udara di Kalimantan Barat dapat kembali membaik.
Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pemadaman di lapangan, tetapi juga melalui pendekatan spiritual.
“Selain mengerahkan personel dan Tim Satgas di lapangan untuk memadamkan titik api, kita juga mengetuk pintu langit melalui Shalat Istisqa. Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang lebat dan merata sehingga bencana kabut asap ini segera berakhir,” ujarnya.
Pelaksanaan Shalat Istisqa berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Ustadz Muhammad Rivaldi bertindak sebagai imam. Sementara itu, KH. H. Khalidul Mufied bertindak sebagai khatib.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diimbau menjaga kesehatan dari paparan kabut asap serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu dan memperluas kebakaran.
Shalat Istisqa ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama antara pemerintah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau serta karhutla. Selain upaya penanganan di lapangan, doa bersama diharapkan menjadi momentum untuk memohon turunnya hujan dan berakhirnya kabut asap yang melanda wilayah Kalimantan Barat.


















