BANJARNEGARA, Faktadetiknews – Peresmian atau launching Warung dan Gria Sekar AYu berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Acara yang digelar di Kabupaten Banjarnegara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Lurah Rejasa, Camat Madukara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara, serta Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana. Selain itu, acara juga dihadiri pengusaha eksportir dari Kota Magelang yang menunjukkan ketertarikan terhadap potensi produk lokal yang dikembangkan.
Suasana peresmian berlangsung semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menampilkan produk-produk unggulan masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti bahwa sektor usaha berbasis herbal, kuliner tradisional, dan ekonomi kreatif memiliki peluang besar untuk berkembang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana memberikan apresiasi atas hadirnya Warung dan Gria Sekar AYu sebagai salah satu wadah pengembangan produk herbal dan usaha masyarakat. Menurutnya, inovasi seperti ini mampu menjadi alternatif dalam mendukung pola hidup sehat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Sebagai seorang dokter, saya memahami bahwa kesehatan tidak selalu identik dengan obat-obatan modern. Pemanfaatan tanaman herbal dan ramuan tradisional yang dikelola secara baik juga memiliki nilai penting dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Amelia.
Ia menambahkan, kekayaan alam Indonesia, khususnya Banjarnegara, menyimpan beragam potensi tanaman herbal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Jika dikelola secara profesional, produk-produk tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga berpotensi menembus pasar nasional hingga internasional.
Sementara itu, para pelaku usaha yang hadir menilai keberadaan Warung dan Gria Sekar AYu dapat menjadi pusat promosi produk unggulan daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata. Konsep yang menggabungkan kuliner, herbal, dan pemberdayaan masyarakat dinilai sejalan dengan tren wisata kesehatan (wellness tourism) yang saat ini semakin diminati.
Dengan suksesnya peluncuran Warung dan Gria Sekar AYu, diharapkan muncul lebih banyak inovasi berbasis potensi lokal yang mampu memperkuat perekonomian daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan herbal Banjarnegara kepada masyarakat yang lebih luas.(Retno)


















