banner 728x250

12 Personel BKO Dit Samapta Polda Sumsel Siaga di Dua Posko Cengal

banner 120x600
banner 468x60

OKI, faktadetiknews.biz.id — Sebanyak 12 personel BKO Operasi Aman Nusa II Polda Sumsel melaksanakan patroli dan pemantauan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Senin, 31 Agustus 2026.

 

banner 325x300

Personel yang tergabung dalam Subsatgas Polsek Cengal itu ditempatkan di dua posko, yakni Posko PT Limau Kasturi di Desa Sungai Pasir dan Posko PT Samora Usaha Jaya di Desa Pelimbangan. Sebanyak 8 personel siaga di Posko PT Limau Kasturi, sedangkan 4 personel bertugas di Posko PT Samora Usaha Jaya.

 

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dipimpin Padal IPDA Jon Hery, S.Sos., selaku Padal BKO Aman Nusa II Dit Samapta Polda Sumsel Subsatgas Polsek Cengal.

 

Rangkaian kegiatan meliputi apel pengecekan personel, patroli karhutla, pemantauan titik api melalui tower pengawasan, serta penyampaian imbauan persuasif kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

 

Petugas melaksanakan tiga kali imbauan pencegahan karhutla dan dua kali patroli rutin di sekitar Desa Sungai Pasir dan Desa Pelimbangan.

 

Hasil pemantauan dan patroli menunjukkan situasi di wilayah hukum Polsek Cengal dalam keadaan kondusif. Pemadaman titik api tercatat nihil, serta tidak ditemukan lahan terbakar maupun hambatan berarti di lapangan.

 

Kesiapsiagaan personel di titik-titik posko peninjauan terus dilakukan untuk mendukung langkah pencegahan karhutla selama pelaksanaan Operasi Aman Nusa II.

 

Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol. Ridwan, S.I.K., selaku Ka Opsda Aman Nusa II, menegaskan bahwa pengerahan personel secara masif dan terstruktur di berbagai wilayah rawan merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam menanggulangi ancaman karhutla secara preemtif dan preventif.

 

“Operasi penanganan karhutla melalui Satgas Aman Nusa II terus digencarkan secara terukur di berbagai wilayah rawan di Sumatera Selatan. Sinergi dan kecepatan bertindak di lapangan sangat krusial, terlebih dalam mengawasi kawasan strategis maupun wilayah rawan. Kami memastikan seluruh personel gabungan terus siaga dan mengoptimalkan sarana prasarana guna mencegah meluasnya area kebakaran serta melindungi keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ridwan.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen institusi dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman karhutla.

 

“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi pencegahan berjalan maksimal demi memberikan rasa aman dan mencegah potensi karhutla di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Nandang.

 

Polda Sumsel mengimbau masyarakat dan korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan kepada posko atau kantor polisi terdekat agar dapat ditangani secara cepat dan terukur.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *