PIDIE, faktadetiknews.biz.id — Kondisi Jalan Nasional jalur Krueng Raya–Tibang, tepatnya di wilayah Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh, dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Sepanjang sekitar lima kilometer, sedikitnya terdapat tujuh titik kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Salah satu titik kerusakan berada di ruas jalan mulai dari simpang Kecamatan Muara Tiga hingga kawasan Tuha Biru. Sejumlah bagian badan jalan tampak berlubang dan mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan.
Kerusakan serupa juga ditemukan di kawasan Desa Iemasi dan Desa Sagoe. Kondisi jalan yang berlubang dinilai menyulitkan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan yang membawa muatan.
“Kami setiap hari melewati jalan ini. Kondisinya semakin rusak dan sangat mengkhawatirkan. Kami berharap pemerintah segera turun melihat langsung kondisi jalan ini,” ujar seorang warga.
Warga lainnya mengatakan, kondisi jalan menjadi semakin berbahaya pada malam hari dan saat hujan. Lubang yang tergenang air kerap tidak terlihat jelas oleh pengendara sehingga berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.
“Kalau malam sangat berbahaya karena lubang tidak terlihat jelas. Apalagi kalau hujan, air menutup lubang di jalan. Kami takut ada pengendara yang jatuh atau terjadi kecelakaan,” katanya.
Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari harus memperlambat laju saat melintasi sejumlah titik yang rusak.
“Kami bukan meminta yang berlebihan, kami hanya meminta jalan ini diperbaiki agar masyarakat bisa lewat dengan aman. Jangan tunggu sampai ada korban baru diperbaiki,” harap warga.
Masyarakat meminta pemerintah dan instansi terkait segera memperhatikan kondisi Jalan Nasional Krueng Raya–Tibang tersebut. Mereka berharap sedikitnya tujuh titik kerusakan di sepanjang jalur itu dapat segera mendapat penanganan.
Warga juga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berupa tambal sulam. Menurut mereka, penanganan permanen diperlukan agar kondisi jalan kembali aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna kendaraan.
“Kami berharap pemerintah mendengar keluhan masyarakat. Jalan ini merupakan akses penting bagi warga. Tolong segera diperbaiki sebelum kerusakannya semakin parah dan menimbulkan korban,” pungkas warga.
(R.01/R024/HS Red/BPN)


















