banner 728x250

Pasca Banjir, Pemkot Metro Salurkan Bantuan Saprotan kepada 116 Petani

banner 120x600
banner 468x60

KOTA METRO, faktadetiknews.biz.id — Pemerintah Kota Metro menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Rejomulyo dan Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan. Penyerahan bantuan dilakukan mewakili Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Pipi Puspita Sari, Jum’at 29 Agustus 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Metro Selatan, Lurah Sumbersari, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kota Metro, Penyuluh Pertanian Kecamatan Metro Selatan, perwakilan Aliansi Petani Menggugat, serta para petani penerima bantuan.

banner 325x300

Dari pantauan media ini, sebanyak 116 petani terdata sebagai penerima, terdiri dari 75 petani Kelurahan Rejomulyo dan 41 petani Kelurahan Sumbersari. Lahan pertanian terdampak mencapai 140 titik dengan luas total sekitar 55,1 hektare.

Bantuan berupa sarana produksi pertanian meliputi, Benih padi, Pupuk NPK, Pupuk organik cair dan Sarana pengendalian hama tikus (belerang & rodentisida/pestisida)

Plt. Kepala DKP3 Kota Metro, Pipi Puspita Sari, menjelaskan, bahwa pembagian disesuaikan dengan luas lahan masing-masing petani. “Teknis pembagian bantuan disesuaikan dengan luasan lahan yang telah terdata.

Kebutuhan sarana produksi seperti, pupuk dan benih dihitung berdasarkan luas lahan. Karena terdapat angka pecahan, pendistribusian dikelompokkan melalui kelompok tani. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan kegiatan pertanian satu musim tanam pasca banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut Pipi Puspita Sari menegaskan, peran strategis sektor pertanian dalam menjaga perekonomian dan ketahanan pangan daerah. “Pemerintah harus hadir, mendengar keluhan petani, serta memberikan dukungan agar para petani dapat kembali bangkit dan melanjutkan aktivitas pertaniannya.”

Pemkot Metro juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, atas dukungan benih padi, serta menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal,” imbuhnya.

Terkait aspirasi petani mengenai penggantian lahan terdampak pembangunan Bendungan Marga Tiga, Pipi Puspita Sari menjelaskan, hal tersebut bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan kewenangan instansi terkait seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pemerintah tetap mendukung proses penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak berwenang.

“Ketahanan pangan tidak akan mudah terwujud tanpa kesejahteraan para petani. Karena itu, Pemerintah Kota Metro akan terus memberikan perhatian kepada sektor pertanian dan mendukung para petani agar dapat bangkit serta kembali produktf,” Pipi Puspita Sari. (Reza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *