banner 728x250
Berita  

Polda Metro Jaya Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Hanya Jalur Reguler

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Faktadetiknews – Polda Metro Jaya memastikan penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur reguler tanpa adanya kuota khusus maupun titipan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Biro SDM Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana, saat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I di Jakarta.

banner 325x300

“Penerimaan Taruna/Taruni Akpol hanya melalui jalur reguler. Tidak ada kuota khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada ruang bagi pihak mana pun yang mencoba memanfaatkan proses seleksi ini,” ujar Dwita, Selasa.

Menurutnya, kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh hasil seleksi yang objektif. Untuk menjaga kemurnian proses seleksi, panitia menerapkan pengawasan berlapis mulai dari face matching, absensi peserta, hingga pengkodingan peserta guna mencegah potensi kecurangan.

Selain itu, pengawasan juga melibatkan unsur Paminal, Itwasda, Provos, pengawas eksternal, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) agar seluruh tahapan berjalan bersih dan akuntabel.

Dwita mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan jasa kelulusan atau meminta sejumlah biaya dengan iming-iming dapat membantu peserta lolos seleksi.

“Jika menemukan praktik tersebut, masyarakat diminta segera melapor melalui Call Center 110, Dumas Presisi, atau kanal pengaduan Propam,” katanya.

Ia juga meminta seluruh peserta untuk fokus mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara fisik, mental, maupun akademik.

“Yang menentukan kelulusan adalah kemampuan peserta sendiri, bukan janji atau titipan dari pihak mana pun,” tegasnya.

Sementara itu, seleksi Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Metro Jaya kini telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan tahap I.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Biddokkes Polda Metro Jaya, Jakarta, pada 7 hingga 11 April 2026. Sebanyak 300 peserta mengikuti pemeriksaan pada hari pertama.

“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh. Ini menjadi dasar penilaian apakah peserta layak mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” jelas Dwita.

Dalam pemeriksaan tersebut, peserta menjalani sejumlah tahapan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, persentase lemak, pemeriksaan tensi dan denyut nadi, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata meliputi visus dan buta warna, serta pemeriksaan fisik secara umum.

Dwita menambahkan, pelaksanaan rikkes ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjalankan proses rekrutmen dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

“Seluruh tahapan dilakukan oleh tim medis Biddokkes bersama panitia seleksi dengan pengawasan ketat agar berjalan objektif sesuai ketentuan,” pungkasnya.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *