banner 728x250

Polres OKU Selatan Luncurkan Program Desa Sadar Digital untuk Cegah Kejahatan Siber

banner 120x600
banner 468x60

OKU Selatan, Faktadetiknews – Jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polres OKU Selatan meluncurkan program inovatif Desa Sadar Digital (DSD) sebagai solusi menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi di wilayah pedesaan.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan, Selasa (7/4/2026), dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga pelajar dari seluruh wilayah Kabupaten OKU Selatan.

banner 325x300

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Wakapolres dan jajaran pejabat utama.

Turut hadir dalam kegiatan itu para Kapolsek, Danramil, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala dinas terkait, camat, kepala desa, hingga komunitas masyarakat.

Program Desa Sadar Digital menyasar empat kelompok utama, yakni pelajar dan remaja, orang tua dan keluarga, perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta pemuda dan masyarakat umum.

Polres OKU Selatan menetapkan tiga fokus utama dalam program ini, yaitu meningkatkan literasi digital masyarakat, mencegah kejahatan siber seperti penipuan online dan judi digital, serta memperkuat peran komunitas dalam menjaga keamanan ruang digital.

Program tersebut dijalankan melalui berbagai metode terintegrasi, mulai dari penyuluhan langsung, edukasi virtual melalui zoom meeting, pembentukan grup komunitas digital, kampanye media sosial, patroli siber, hingga pendampingan oleh Bhabinkamtibmas di desa.

Kegiatan ini juga mencakup sosialisasi bahaya hoaks, pencegahan child grooming, kampanye anti-judi online, pembentukan relawan literasi digital, serta monitoring dan evaluasi secara berkala setiap dua bulan.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan program ini merupakan langkah nyata Polri dalam memperkuat perlindungan masyarakat di era digital.

“Program Desa Sadar Digital menjadi gerakan bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam melindungi diri dan lingkungan dari ancaman kejahatan siber,” ujar Hartana.

Ia mengatakan program tersebut juga selaras dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui program Presisi yang menitikberatkan pendekatan preventif dan kolaboratif.

Selain itu, inisiatif tersebut juga sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel Sandi Nugroho dalam mendorong transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Polres OKU Selatan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menindak, tetapi juga mencegah. Desa menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan digital masyarakat,” katanya.

Peluncuran Desa Sadar Digital dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus menekan potensi kejahatan siber di wilayah pedesaan.

Polda Sumatera Selatan juga mendorong agar program tersebut terus dikembangkan dan direplikasi di seluruh wilayah jajaran sebagai bagian dari transformasi Polri yang presisi, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

(R01-R12-Red-BFN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *