SEMARANG, Faktadetiknews – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut, Pemkab Banjarnegara berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparansi anggaran, akuntabilitas publik, serta kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan dalam acara resmi yang diselenggarakan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Auditorium BPK Jawa Tengah, Semarang, Kamis (12/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi atas pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.
Komitmen Membangun Kepercayaan Publik
Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan opini WTP yang telah diraih selama 13 tahun berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah yang bekerja secara profesional dan berintegritas dalam mengelola keuangan daerah.
“Alhamdulillah, Banjarnegara kembali memperoleh opini WTP dari BPK RI. Ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Amalia.
Ia menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral pemerintah dalam mengelola setiap rupiah anggaran yang berasal dari masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menjadi Motivasi Peningkatan Kinerja Pemerintahan
Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wakhid Jumali, Lc., menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Tentu capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bekerja lebih baik, meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan, serta memberikan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat Banjarnegara,” ungkapnya.
Menurut Gus Wakhid, keberhasilan tersebut juga menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, serta mendukung terwujudnya visi Banjarnegara yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Makna Strategis Opini WTP bagi Pemerintah Daerah
Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan opini tertinggi yang diberikan auditor BPK RI terhadap laporan keuangan pemerintah. Opini ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua aspek material sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Meski demikian, opini WTP bukan berarti tidak terdapat catatan atau rekomendasi perbaikan. Sebaliknya, opini tersebut menjadi indikator bahwa secara keseluruhan pengelolaan keuangan telah memenuhi standar yang ditetapkan dan terus mengalami peningkatan kualitas dari tahun ke tahun.
Keberhasilan Banjarnegara mempertahankan opini WTP selama 13 tahun berturut-turut menjadi pencapaian yang menunjukkan stabilitas tata kelola pemerintahan daerah sekaligus komitmen kuat dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara diharapkan semakin mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, mendorong efektivitas pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi seluruh warga Banjarnegara.(Nursoleh (


















