SERUYAN, Faktadetiknews – Aparat kepolisian dari Polres Seruyan mengamankan seorang oknum pejabat daerah yang masih aktif menjabat sebagai camat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penindakan ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparatur sipil negara (ASN) yang seharusnya menjadi teladan dalam penegakan disiplin dan kepatuhan hukum.
Penggerebekan dilakukan pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi bersama jajaran Satresnarkoba Polres Seruyan.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang camat aktif berinisial UA yang diketahui menjabat sebagai Camat Seruyan Hilir Timur. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial A yang diketahui berstatus ASN.
Polisi Temukan Barang Bukti Diduga Sabu dan Alat Isap
Saat melakukan penggeledahan di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti tersebut berupa klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta alat isap yang ditemukan di dalam kamar rumah tersebut.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi membenarkan bahwa kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolres Seruyan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Barang bukti sudah kami amankan dan saat ini kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Beddy Suwendi, Rabu (20/5/2026).
Pihak kepolisian juga telah melakukan tes urine terhadap kedua terduga pelaku. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya positif menggunakan narkoba.
“Setelah dilakukan tes urine, keduanya dinyatakan positif menggunakan narkoba. Saat ini proses pemeriksaan dan pengembangan masih terus dilakukan,” tambah Kapolres.
Satresnarkoba Dalami Kemungkinan Keterlibatan Pihak Lain
Hingga kini, Satresnarkoba Polres Seruyan masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan maupun keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan terkait asal-usul barang bukti yang ditemukan saat penggerebekan berlangsung.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena melibatkan pejabat publik yang memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan. Banyak pihak berharap proses hukum dilakukan secara transparan dan profesional tanpa pandang bulu.
Pemerintah daerah maupun instansi terkait juga diharapkan mengambil langkah tegas terhadap ASN yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika demi menjaga integritas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.
Komitmen Pemberantasan Narkoba Harus Diperkuat
Pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, termasuk di lingkungan pemerintahan. Penyalahgunaan narkotika di kalangan aparatur negara dinilai dapat merusak citra birokrasi serta mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polres Seruyan menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus serta menindak tegas siapa pun yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


















