banner 728x250

DPR Desak Pencarian Maksimal Lima Jurnalis Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

IMG 20260909 WA0065
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, faktadetiknews.biz.id — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keprihatinan atas hilang kontaknya lima jurnalis yang tengah melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

 

banner 325x300

Dasco meminta seluruh instansi terkait, khususnya tim SAR, melakukan upaya pencarian secara maksimal hingga keberadaan para jurnalis tersebut diketahui.

 

“Yang pertama kami menyatakan prihatin terhadap para teman-teman jurnalis yang pada saat ini belum diketahui keberadaannya,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

 

Menurutnya, DPR terus mendorong serta memonitor langkah-langkah yang dilakukan instansi terkait agar keberadaan para jurnalis segera mendapatkan kepastian.

 

“Kita doakan semoga upaya yang terbaik juga bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.

 

Keselamatan Jurnalis Jadi Perhatian

 

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa turut mengingatkan para jurnalis agar senantiasa memperhitungkan aspek keselamatan ketika menjalankan tugas jurnalistik, terutama di wilayah yang sedang dilanda bencana.

 

Menurut Saan, kawasan bencana memiliki risiko bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi para peliput yang berada di lapangan.

 

“Penting untuk menaati berbagai risiko ketika melakukan peliputan, khususnya di daerah-daerah yang memang terkena bencana,” kata Saan.

 

Ia menegaskan DPR akan terus mendorong Basarnas dan seluruh pihak terkait agar pencarian dilakukan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan.

 

“DPR akan mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak terkait dalam hal ini Basarnas maupun yang lain, untuk secara sungguh-sungguh dan terus-menerus mencari keberadaan kelima jurnalis tersebut,” tegasnya.

 

Saan menilai kepastian keberadaan kelima jurnalis sangat penting, bukan hanya bagi mereka yang sedang bertugas, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat luas.

 

“Kita ingin mereka segera ditemukan, keberadaannya ada di mana. Ini menyangkut bukan hanya yang bersangkutan, tetapi juga keluarga dan kita semua,” tuturnya.

 

Tim SAR Sisir Selat Sunda

 

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah wilayah perairan dan pulau-pulau di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

 

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pada pencarian hari pertama tim telah menyisir sejumlah perairan hingga kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang mereka gunakan.

 

“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).

 

Tim SAR gabungan kini mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan total area pencarian sekitar 271 nautical mile (NM).

 

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak tersebut yakni M Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).

 

Selain lima jurnalis, terdapat tiga awak kapal yang turut berada dalam rombongan, yakni Warta sebagai kapten, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu (guide).

 

Pencarian masih terus dilakukan. Kepastian mengenai keberadaan seluruh rombongan menjadi prioritas utama tim SAR gabungan. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *