NTT, faktadetiknews.biz.id – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah posko terdampak, di antaranya Posko Waso, Posko Runteng, dan Posko Kesehatan Dampek.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan logistik, seperti beras, mi instan, minyak goreng, air minum, selimut, terpal serta berbagai kebutuhan lainnya. PTBA juga mendukung kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak di Posko Kesehatan Dampek dengan menyediakan makanan dan minuman.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami turut berduka atas bencana yang terjadi dan dampaknya terhadap masyarakat di NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Bambang.
Menurut Bambang, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dukungan dunia usaha, pemerintah, komunitas dan masyarakat dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.
Ia berharap bantuan yang disalurkan PTBA dapat memberikan manfaat bagi masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
“Dalam kondisi bencana, masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap bantuan yang diberikan PTBA dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bambang menambahkan, bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PTBA untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selain menjalankan kegiatan operasional secara berkelanjutan, perusahaan juga berupaya berkontribusi dalam menjawab kebutuhan sosial, termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami percaya bahwa kepedulian dan gotong royong akan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi setiap tantangan. PTBA akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta Indonesia,” tutupnya. (Red)


















