PAGAL NTT, faktadetiknews.biz.id — Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, SMAN 1 Cibal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, masih mempertahankan posisinya sebagai sekolah menengah atas favorit bagi lulusan SMP di wilayah Kecamatan Cibal.
Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 1 Cibal, Willibrodus Danju yang akrab disapa Widan, mengatakan hingga Jumat (26/6/2026), jumlah calon peserta didik baru yang telah melakukan registrasi mencapai 319 orang.
Meski demikian, Widan mengakui terjadi sedikit penurunan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Penurunan jumlah siswa akan berdampak pada pembiayaan guru komite sekolah dan berkurangnya jam mengajar bagi guru yang telah bersertifikat pendidik,” jelasnya.
Widan menjelaskan, wilayah zonasi SMAN 1 Cibal meliputi sejumlah SMP di Kecamatan Cibal, yakni SMP Negeri 1 Cibal di Pagal, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 4, SMP Negeri 5, SMP Negeri 6, serta SMP Negeri 7 Bealeba.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Cibal, Yakobus Nou, menilai penurunan jumlah siswa baru lebih disebabkan oleh pilihan sebagian lulusan SMP yang melanjutkan pendidikan ke luar Kecamatan Cibal.
“Dari hasil pantauan kami, sekitar 25 persen lulusan SMP di Kecamatan Cibal memilih melanjutkan pendidikan ke Ruteng maupun Reo. Sebagian besar mereka memilih masuk SMK di kedua wilayah tersebut,” ungkapnya.
Terkait pengadaan seragam sekolah siswa baru, Yakobus menjelaskan bahwa biaya tetap ditanggung oleh orang tua siswa, namun pengelolaannya dilakukan oleh pihak sekolah. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjamin keseragaman kualitas, warna, dan ukuran seragam sesuai ketentuan sekolah.
“Kebijakan ini semata-mata untuk menjaga keseragaman. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, seragam yang dibuat secara mandiri sering kali tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di tengah persaingan dengan sekolah lain, SMAN 1 Cibal tetap mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat. Banyak orang tua masih menjadikan sekolah yang berdiri sejak 2010 itu sebagai pilihan utama bagi anak-anak mereka.
Salah satunya disampaikan Nikolaus Dous, warga Kampung Golo, Desa Golo. Ia mengaku memilih menyekolahkan anaknya di SMAN 1 Cibal karena lokasinya dekat dengan rumah dan biaya pendidikan dinilai lebih terjangkau.
Dengan capaian pendaftaran yang terus mendekati kuota, SMAN 1 Cibal kembali menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah favorit dan pilihan utama masyarakat Kecamatan Cibal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas.


















