PANGKALPINANG, faktadetiknews.biz.id — Meja gaple menjadi arena adu strategi sekaligus ajang mempererat silaturahmi para wartawan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Sebanyak 16 tim anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel mengikuti Lomba Gaple Antarwartawan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, Jumat (28/8/2026).
Lomba tersebut digelar PWI Babel bersama Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Babel. Selain menjadi hiburan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kekompakan antaranggota PWI.
Ketua PWI Babel, Mohammad Fathurrakhman atau Boy, membuka langsung perlombaan tersebut didampingi Ketua Orado Babel, Syahrizal Fatahillah.
Boy mengatakan, lomba gaple merupakan inisiatif Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Babel. Pemilihan gaple juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan olahraga domino yang dinilai dekat dengan masyarakat.
«“Kegiatan ini diinisiasi oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Babel. Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga kami gelar untuk menggemakan olahraga domino yang merupakan olahraga merakyat,” kata Boy.»
Menurut Boy, olahraga domino memiliki peluang besar untuk berkembang di Bangka Belitung. Hal itu, katanya, terlihat dari prestasi atlet Orado Babel yang berhasil menjadi juara pertama dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pertama Orado di Jakarta.
«“Ini membuktikan bahwa potensi atlet domino di Babel sangat luar biasa,” ujarnya.»
Bukan Sekadar Adu Menang
Bagi PWI Babel, lomba gaple tidak semata-mata menjadi ajang memperebutkan gelar juara. Permainan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul bagi wartawan dalam suasana santai di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik.
Interaksi antarsesama wartawan diharapkan dapat memperkuat kekompakan dan rasa kebersamaan dalam organisasi.
Boy berharap kegiatan serupa dapat melahirkan wartawan anggota PWI Babel yang tidak hanya aktif dalam dunia jurnalistik, tetapi juga memiliki minat dan prestasi di bidang olahraga domino.
«“Semoga ke depannya ada wartawan anggota PWI Babel yang menjadi Duta Gaple. Terima kasih kepada Orado Babel dan mitra PWI lainnya yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.»
SIWO Dorong Olahraga yang Dekat dengan Wartawan
Ketua SIWO PWI Babel, Nastazia Elvitasari, mengatakan lomba gaple dirancang sebagai salah satu kegiatan olahraga yang dekat dengan keseharian wartawan.
Menurutnya, gaple memiliki karakter sederhana dan merakyat sehingga mudah diterima berbagai kalangan.
Meski terlihat sederhana, permainan gaple tetap membutuhkan kemampuan membaca situasi, menyusun strategi, konsentrasi serta kerja sama antarpemain.
«“Gaple memiliki karakter yang sederhana dan merakyat sehingga mudah diterima berbagai kalangan,” ujar Nastazia.»
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak anggota PWI Babel pada masa mendatang.
Hadiah Juara I Rp1,5 Juta
Selain memperebutkan gelar juara, peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trofi dan piagam penghargaan.
Berikut rincian hadiah yang disiapkan:
– Juara I: Rp1.500.000, trofi dan piagam.
– Juara II: Rp1.000.000, trofi dan piagam.
– Juara III: Rp750.000, trofi dan piagam.
– Juara IV: Rp500.000, trofi dan piagam.
Nastazia mengatakan hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para peserta. Namun, menurutnya, nilai utama kegiatan bukan semata-mata hadiah yang diperebutkan.
«“Kegiatan ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang paling penting adalah kebersamaan, silaturahmi, dan bagaimana olahraga bisa menjadi bagian dari aktivitas wartawan,” pungkasnya.»
Dengan melibatkan 16 tim, Lomba Gaple Antarwartawan PWI Babel menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memadukan kompetisi, hiburan dan silaturahmi.
PWI Babel dan SIWO berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak wartawan, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan antaranggota. (Red)


















