banner 728x250

Kepsek SMPN 3 Metro: Kami Sudah Beberapa Kali Besuk Siswa yang Tersengat Listrik di Rumah Asisten Wedana

banner 120x600
banner 468x60

METRO, Faktadetiknews.biz.id – Kepala SMP Negeri 3 Metro, Lusi Andriyani, menegaskan pihak sekolah tidak lepas tangan terhadap siswa kelas VIII berinisial MDZ yang mengalami musibah tersengat listrik di kawasan Lapangan Basket Rumah Asisten Wedana, Kota Metro.

 

banner 325x300

Lusi mengatakan, pihak sekolah langsung memberikan perhatian kepada MDZ sejak mengetahui kejadian tersebut. Bahkan, pihak sekolah disebut telah beberapa kali membesuk siswa tersebut, termasuk saat korban masih menjalani perawatan di RSUD Ahmad Yani Metro.

 

“Kami sudah beberapa kali membesuk ke rumah korban, bahkan sejak kejadian awal kami langsung ke rumah sakit membesuknya,” ujar Lusi.

 

Menurut Lusi, kejadian yang menimpa MDZ tersebut berlangsung di luar jam sekolah. Ia menegaskan, pihak sekolah tidak memberikan perintah kepada siswa untuk melakukan kegiatan di kawasan Rumah Asisten Wedana.

 

Lusi juga menjelaskan bahwa kondisi MDZ saat ini masih dalam masa pemulihan sehingga belum kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Pihak keluarga, kata dia, telah meminta izin kepada sekolah agar siswa tersebut sementara waktu tidak masuk sekolah.

 

“Memang lagi masa pemulihan atau penyembuhan dan pihak keluarga korban juga sudah meminta izin sekolah untuk tidak masuk dahulu,” jelasnya.

 

Sebelumnya, MDZ dilaporkan tersengat listrik saat berada di Lapangan Basket Rumah Asisten Wedana pada Selasa (22/9/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah siswa berada di lokasi dalam kondisi hujan. Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, MDZ diduga tersengat setelah menginjak kabel yang bagian pelindungnya disebut telah terkelupas.

 

Kejadian itu disebut bermula ketika sejumlah siswa SMPN 3 Metro melakukan latihan untuk persiapan lomba senam setelah pelaksanaan ulangan.

 

“Anak itu kan mau ada lomba setelah ulangan, lomba senam. Mereka latihan pada tanggal 22 tersebut karena mau ada lomba,” ujar sumber yang mengetahui kejadian tersebut.

 

Saat kejadian, kondisi lapangan disebut sedang basah akibat hujan.

 

“Anak-anak itu di Rumah Wedana, kestrum akhirnya anak tersebut. Menginjak kabel yang sudah terkelupas itu,” ujarnya.

 

Akibat kejadian tersebut, MDZ kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Yani Metro dalam kondisi tidak sadarkan diri.

 

Seorang staf RSUD Ahmad Yani Metro berinisial F membenarkan bahwa MDZ mendapatkan perawatan di rumah sakit pada 22 September 2026.

 

Menurut F, siswa tersebut sempat tidak sadarkan diri selama beberapa jam sebelum kemudian menjalani perawatan di ruang ICU.

 

“Iya sempat tidak sadar, setelah itu masuk ICU,” ujar F.

 

MDZ kemudian diperbolehkan pulang dari RSUD Ahmad Yani Metro pada 24 September 2026.

 

Sekolah Tegaskan Tetap Berikan Perhatian

 

Lusi kembali menegaskan bahwa pihak sekolah tetap memberikan perhatian terhadap kondisi MDZ meskipun insiden tersebut terjadi di luar jam sekolah.

 

Menurutnya, sekolah tetap memiliki kepedulian terhadap setiap musibah yang dialami peserta didiknya.

 

“Yang jelas pihak sekolah selalu cepat jika ada kejadian musibah yang menimpa muridnya untuk memberikan kepeduliannya,” tegas Lusi.

 

Ia juga memastikan pihak sekolah terus berkomunikasi dengan keluarga korban terkait kondisi MDZ selama menjalani masa pemulihan.

 

Guru Benarkan Siswa Tersengat Listrik

 

Sebelumnya, salah seorang guru SMPN 3 Metro juga membenarkan adanya siswa kelas VIII yang mengalami insiden tersengat listrik di kawasan Lapangan Basket Rumah Asisten Wedana.

 

Informasi mengenai kejadian tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang siswa SMPN 3 Metro. Ia menyebut korban merupakan siswa kelas VIII.

 

“Ya, Om. Anak kelas 8A tersetrum di Rumah Asisten Wedana. Ia belum masuk sekolah sampai sekarang. Kabar yang saya dengar, masuk RSUD Ahmad Yani,” tuturnya.

 

Kondisi Kabel Masih Menjadi Pertanyaan

 

Meski pihak sekolah telah memberikan penjelasan mengenai perhatian terhadap kondisi siswa dan menegaskan kejadian berlangsung di luar jam sekolah, aspek keselamatan fasilitas di lokasi kejadian masih menjadi perhatian.

 

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, MDZ diduga tersengat setelah menginjak kabel yang bagian pelindungnya telah terkelupas ketika kondisi lapangan sedang diguyur hujan.

 

Namun, hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh keterangan resmi mengenai kondisi kabel tersebut, siapa pengelola fasilitas di lokasi, maupun apakah instalasi listrik di area tersebut telah diperiksa sebelum digunakan.

 

Konfirmasi mengenai insiden tersebut sebelumnya juga telah dilakukan kepada Dinas Pendidikan Kota Metro.

 

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Metro, Didik, saat dihubungi melalui WhatsApp belum memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut.

 

“Waalaikumsalam, lagi takziah,” ujar Didik.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Kota Metro mengenai apakah pihaknya telah menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut maupun langkah evaluasi yang dilakukan.(Reza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *