Jakarta Faktadetiknews//Sebanyak tujuh alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 Batalyon Endra Dharmalaksana hingga Mei 2026 telah berhasil meraih pangkat perwira tinggi Polri. Dari tujuh nama tersebut, satu di antaranya bahkan telah menembus pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua.
Tokoh yang menjadi sorotan adalah Dedy Murti Haryadi. Perwira kelahiran Balikpapan, 15 Desember 1977 itu menjadi alumni pertama Akpol 1999 yang menyandang pangkat Irjen Pol.
Promosi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026. Dalam mutasi itu, Listyo Sigit Prabowo menugaskan Dedy Murti Haryadi dari jabatan Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I.
Dengan capaian tersebut, Dedy disebut sebagai Irjen termuda di lingkungan Polri saat ini, yakni pada usia 48 tahun 4 bulan.
Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
> “Mutasi merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny Eddizon Isir.
Ia menambahkan, regenerasi kepemimpinan diperlukan agar Polri semakin adaptif dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tujuh Alumni Akpol 1999 yang Sudah Pecah Bintang
1. Dedy Murti Haryadi
Dedy berasal dari keluarga militer. Ayahnya, Letkol Inf H Suhadi, merupakan prajurit TNI AD yang pernah bertugas di Timor Timur. Berkat didikan sang ayah, Dedy berhasil lolos Akpol dan lulus pada 1999.
Ia sempat meraih pangkat Brigjen Pol pada September 2024 sebelum akhirnya promosi menjadi Irjen Pol pada Mei 2026.
2. Dwi Agus Prianto
Lahir 30 Agustus 1977, Dwi Agus Prianto meraih pangkat Brigjen Pol pada usia 47 tahun. Ia pernah menjabat Kapolres Tegal serta Wakil Kepala SPN Purwokerto.
3. Mohammad Irhamni
Perwira kelahiran 10 Juli 1975 ini dikenal berpengalaman di bidang reserse. Ia pernah menjabat Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri dan memimpin penanganan kasus tambang emas ilegal di Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Saat menjabat Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung, Irhamni juga menerima penghargaan Kapolri atas kinerja terbaik bidang operasional reserse.
4. Muhammad Tedjo Kusumo
Tedjo Kusumo resmi pecah bintang satu pada 1 Januari 2025 dan ditunjuk menjadi Dirtindak Densus 88 Antiteror Polri.
Kariernya banyak ditempa di Densus 88 Antiteror Polri. Ia juga pernah masuk dalam struktur Satgassus Merah Putih sejak era Kapolri Tito Karnavian.
5. Eko Hadi Santoso
Alumni SMA Taruna Nusantara angkatan 1996 ini pernah menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok pada 2018.
Pada 2022, Eko meraih pangkat Brigjen Pol dan dipercaya menjabat Pengembang Teknologi Informasi Kepolisian Utama Tingkat II Divisi TIK Polri.
6. Irwansyah
Irwansyah merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan TN-8. Ia pernah menjabat Kapolres Musi Rawas sejak Januari 2023 setelah sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Gunung Mas.
7. Roberthus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana
Roberthus merupakan lulusan terbaik Akpol 1999 peraih penghargaan Adhi Makayasa. Kini ia menjabat Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (P2A) pada Kortas Tipikor Polri.
Sebelum berkarier di Polri, ia pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi. Pengalamannya di bidang tindak pidana korupsi dan ekonomi menjadi modal penting dalam penugasan strategisnya saat ini.
Dengan semakin banyaknya alumni Akpol 1999 yang menyandang pangkat perwira tinggi, Batalyon Endra Dharmalaksana dinilai menjadi salah satu angkatan paling bersinar dalam tubuh Polri.
(R01-R12-Red-BFN)


















