Jalan Pengalihan Proyek Jembatan Lingge Belum Layak Dilalui: Warga Pertanyakan Komitmen Pelaksana

Jalan Pengalihan Proyek Jembatan Lingge Belum Layak Dilalui: Warga Pertanyakan Komitmen Pelaksana

 

 

 

EMPAT LAWANG — Pembangunan jembatan di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, yang merupakan bagian dari jalur lintas provinsi, sejatinya diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat. Namun, keberadaan jalan pengalihan yang difungsikan sementara selama proses pembangunan justru memunculkan keluhan di kalangan warga.

 

Jalur pengalihan yang digunakan saat ini hanya dipadatkan secara terbatas. Memasuki musim hujan, permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur, sehingga sering menyebabkan kendaraan — baik roda dua maupun roda empat — tergelincir dan kesulitan melintas.

 

Salah satu warga setempat yang berinisial AM menyampaikan kekhawatirannya. “Kami tidak menolak pembangunan, tetapi jalur pengalihan ini juga harus layak. Setiap hari banyak yang melintas, dan kalau hujan begini sangat berisiko bagi keselamatan kami,” ujarnya.

 

Hingga saat ini, muncul dugaan di tengah masyarakat: apakah persiapan dan pemeliharaan jalan pengalihan ini memang sudah menjadi bagian dari perencanaan dan anggaran proyek? Jika tersedia, mengapa kondisinya belum memadai?

 

Pihak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek yang berinisial I melalui pesan WhatsApp terkait hal ini, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi yang diterima. Masyarakat berharap pihak terkait segera menindaklanjuti dan memberikan penjelasan, sehingga keselamatan pengguna jalan tetap terjamin selama proses pembangunan berlangsung.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *