banner 728x250

KM VIRGO TRANSPORT 8 LISTING DI MASALEMBU, 115 ORANG BERHASIL DIEVAKUASI

IMG 20260913 WA0025
banner 120x600
banner 468x60

BANJARMASIN, faktadetiknews.biz.id — Kecelakaan laut terjadi di perairan Masalembu, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 mengalami listing atau kemiringan hingga kehilangan kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.

 

banner 325x300

Sebanyak 115 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat maupun mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, proses pencarian, penyelamatan, dan pendataan terhadap seluruh orang yang berada di atas kapal masih berlangsung.

 

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan darurat setelah menerima laporan insiden tersebut.

 

Menurut data manifes, terdapat 243 orang di atas KM Virgo Transport 8. Mereka terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga mengangkut 89 unit kendaraan sebagai muatan.

 

KM Virgo Transport 8 merupakan kapal Ro-Ro penumpang berbendera Indonesia dengan bobot sekitar 8.540 GT. Kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 06.52 waktu setempat.

 

Insiden terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di wilayah perairan Masalembu.

 

Operasi penyelamatan dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi turut memberikan bantuan, di antaranya KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

 

“Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 115 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis. Sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ujar Heri.

 

Untuk memperkuat koordinasi penanganan, KSOP Kelas I Banjarmasin juga mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin.

 

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi antara KSOP, Basarnas, PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin melalui Vessel Traffic Service (VTS), kepanduan, pihak keagenan kapal, serta keluarga korban.

 

Heri menegaskan, keselamatan seluruh orang yang berada di atas kapal menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

 

“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” katanya.

 

Hingga kini, penyebab kapal mengalami listing dan kehilangan kontak belum diketahui. KSOP masih melakukan investigasi dan konfirmasi untuk mengetahui kemungkinan faktor alam, teknis maupun faktor manusia.

 

Petugas juga melakukan pendataan terhadap kondisi muatan kapal, kemungkinan pencemaran lingkungan, serta dampak terhadap harta benda lainnya.

 

KSOP Kelas I Banjarmasin menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan insiden dan menyampaikan informasi resmi sesuai perkembangan operasi di lapangan. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *