MAKASSAR, faktadetiknews.biz.id — Kabupaten Luwu Utara kembali mencuri perhatian para pelaku usaha dan investor regional maupun nasional. Di tengah ajang forum investasi strategis yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Senin (3/8/2026), Pemerintah Kabupaten Luwu Utara secara khusus memamerkan pesona sektor pariwisata berbasis ekowisata berkelanjutan yang siap dikembangkan menjadi destinasi kelas dunia.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia (RI), H. Muhammad Jusuf Kalla (JK). Dalam arahannya, JK menegaskan pentingnya penguatan investasi daerah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Memanfaatkan momentum tersebut, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, tampil memukau saat memaparkan presentasi bertajuk “Investasi Berbasis Sumber Daya Alam dan UMKM Berdaya Saing Global: Dari Potensi Luwu Utara Menuju Investasi Nyata”.
Di hadapan para investor yang hadir, Bupati Andi Rahim mengatakan bahwa Kabupaten Luwu Utara tidak hanya kaya akan komoditas unggulan dan energi terbarukan, tetapi juga menyimpan potensi surga pariwisata yang belum sepenuhnya tereksplorasi dengan masif.
Dikatakannya, sektor pariwisata Luwu Utara menawarkan daya tarik alam yang sangat beragam dan autentik bagi wisatawan pencinta petualangan (adventure) maupun pelancong yang mencari ketenangan. Beberapa magnet wisata utama yang ditawarkan kepada para investor meliputi wisata pegunungan.
“Lanskap dataran tinggi yang menawan dengan udara sejuk, menawarkan potensi besar untuk pembangunan resor pegunungan yang ramah lingkungan,” ucap Andi Rahim. Tak hanya itu, Luwu Utara juga memiliki air terjun eksotis dengan dengan debit air jernih yang mengalir langsung dari kawasan hutan tropis yang masih asri.
Ia melanjutkan, aliran sungai yang berarus deras di Luwu Utara sangat ideal untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga air yang bertaraf internasional. Pun dengan wisata permandian air panas alami yang potensial dikembangkan menjadi kawasan relaksasi dan wisata kesehatan, seperti yang ada di Desa Pincara, Masamba.
Bupati menegaskan bahwa pengembangan pariwisata di Luwu Utara tidak akan merusak keaslian alam. Pihaknya menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga berfokus pada konservasi lingkungan serta pemberdayaan komunitas masyarakat lokal.
“Buka peluang, tanam investasi, panen masa depan di Luwu Utara. Kami siap menjadi mitra yang memberikan kepastian, kemudahan, serta keberlanjutan bagi setiap investasi yang masuk demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara,” seru Andi Rahim penuh optimisme.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam rangka menyambut investor pariwisata, pihaknya telah menyiapkan karpet merah melalui perizinan yang cepat, tepat, transparan, serta berbasis digital. Termasuk kepastian regulasi serta tata ruang wilayah yang jelas.
Dukungan infrastruktur strategis penunjang aksesibilitas destinasi juga akan disiapkan, termasuk pendampingan investasi terpadu guna memastikan proyek berjalan lancar dari hulu ke hilir.
Dengan kombinasi keindahan alam yang luar biasa dan kemudahan berinvestasi, Luwu Utara kini bertransformasi menjadi salah satu destinasi investasi pariwisata paling menjanjikan di Sulsel. Tertarik menanam modal di surga tersembunyi ini? Luwu Utara siap menyambut Anda.


















