Prabumulih, Faktadetiknews – Ramainya event Kuliner Viral Jakarta di kawasan parkir Citimall Prabumulih terus menuai sorotan masyarakat. Tidak hanya soal harga makanan dan minuman yang dianggap mahal, warga juga mulai mempertanyakan higienitas hingga kehalalan produk yang dijual.
Beberapa tenant makanan dan minuman yang hadir dalam event tersebut diketahui menjual produk dengan harga mulai Rp 30 ribuan hingga lebih dari Rp 50 ribu per porsi. Kondisi itu membuat sebagian warga menilai harga yang ditawarkan kurang sesuai dengan daya beli masyarakat Prabumulih.
“Kalau sekali beli makanan dan minuman bisa habis Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu. Untuk sebagian warga tentu terasa mahal,” ungkap Yitno, salah satu pengunjung.
Selain persoalan harga, masyarakat juga mempertanyakan standar kebersihan makanan dan minuman yang dijual para tenant dari luar daerah tersebut. Tidak sedikit warga yang meminta adanya pengawasan dari pemerintah terkait keamanan pangan selama event berlangsung.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih, Djoko Listyano SKM MSi mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima koordinasi ataupun pengajuan izin terkait kegiatan kuliner viral tersebut.
“Sejauh ini belum ada koordinasi ataupun izin yang masuk ke Dinkes terkait event kuliner viral itu,” ujar Djoko Listyano saat dikonfirmasi.
Menurut Djoko, banyak masyarakat menyampaikan pertanyaan terkait higienitas makanan dan minuman, termasuk mengenai jaminan halal produk yang dijual di lokasi event.
“Banyak pertanyaan dari masyarakat terkait higienitas makanan dan minuman, termasuk soal kehalalan produk yang dijual,” katanya.
Karena itu, Dinkes Prabumulih berencana melakukan pengecekan langsung ke lokasi event pada Senin, 25 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan standar kesehatan pangan tetap terpenuhi dan aman dikonsumsi masyarakat.
“Kita rencanakan turun langsung untuk melakukan pengecekan dan memastikan standar kesehatan pangan terpenuhi,” tegasnya.
Djoko juga mengimbau seluruh tenant maupun pelaku usaha makanan dan minuman agar mengutamakan kebersihan, kualitas bahan baku serta keamanan pangan demi melindungi kesehatan masyarakat.
“Kami mengingatkan agar seluruh makanan dan minuman yang dijual benar-benar memperhatikan kesehatan konsumen. Kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi prioritas,” tandasnya.
Event Kuliner Viral Jakarta sendiri digelar sejak 22 Mei hingga 1 Juni 2026 di area parkir Citimall Prabumulih dan menghadirkan berbagai makanan kekinian dari luar kota. Meski ramai didatangi masyarakat, sebagian warga berharap event serupa juga memberi ruang lebih besar bagi pelaku UMKM lokal dengan harga yang lebih terjangkau. (Anz)


















