banner 728x250

Berisiko, Senat Unila Jangan Pilih Calon Rektor Terlibat Tipikor Rektor

banner 120x600
banner 468x60

LAMPUNG, Faktadetiknews.biz.id — Dr. Resmen Kadapi, SH, MH mengingatkan kepada para Senat Unila terhadap instruksi terbaru Presiden Prabowo yang disampaikan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Selasa (29/9/2026), agar semua kementerian dan lembaga “bersih-bersih” dari oknum yang menyimpang.

 

banner 325x300

Lewat rilis yang diterima media ini, Kamis (1/9/2026), advokat yang pernah beririsan terhadap penanganan kasus tipikor PMB yang memenjarakan 10 tahun eks rektor Unila, Prof. Karomani, mengingatkan agar warning Presiden Prabowo jadi pertimbangan dalam pemilihan bakal calon rektor Unila.

 

Perkara tersebut juga menyeret mantan Wakil Rektor I Unila Heryandi dan mantan Ketua Senat Unila Muhammad Basri. Keduanya masing-masing divonis 4 tahun 6 bulan penjara, denda Rp200 juta, serta diwajibkan membayar uang pengganti masing-masing Rp300 juta dan Rp150 juta.

 

Menurut dia, aparat penegak hukum masih menyimpan nama-nama yang diduga terlibat pula dalam kasus ini, terutama kalangan kampus, sangatlah mungkin jadi bom waktu bagi kepemimpinan Unila nantinya. “Oleh karena itu, calon rektor harus yang benar-benar bersih,” katanya.

 

Kasus tipikor yang melibatkan banyak pihak itu belum sepenuhnya dihentikan. Cepat atau lambat, sangat terbuka, kasus ini kembali dibuka kembali oleh KPK RI. Dia yakin cepat atau lambat kasus ini dilanjutkan APH.

 

Silahkan pelajari sendiri jejak digital calon rektor satu per satu. Resmen menyarankan jika memang Senat Unila menginginkan kampusnya kembali tegak berdiri haruslah benar-benar memilih dari hati calon rektor yang tanpa catatan pernah bergesekan dengan kasus Tipikor.

 

Katanya, hal itu penting, integritas Senat Unila diuji lewat pemilihan rektor kali ini. Semua civitas akademika, pengajar, mahasiswa, alumni, dan masyarakat Lampung sedang memonitor proses pemilihan ini. Jangan sampai, mereka kemudian kecewa dan menilai Senat Unila tak amanah.

 

Menurut Resmen, Senat Unila hendaknya menjadikan integritas dan rekam jejak hukum sebagai salah satu pertimbangan penting dalam memilih calon rektor Unila. Ia berharap pemilihan rektor dapat memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap kampus.(Reza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *