PALEMBANG, faktadetiknews.biz.id – MPW Pemuda ICMI Sumatera Selatan bersama Dewan Energi Nasional Republik Indonesia (DEN RI) menegaskan komitmen dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui Seminar Diskusi Kebangsaan Pra Pelantikan yang digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Palembang.
Seminar Kebangsaan Pra Pelantikan Jadi Momentum Strategis Libatkan Generasi Muda dalam Isu Energi Nasional.
Mengusung tema strategis “Ancaman Ketahanan Energi Nasional Akibat Dinamika Geopolitik Global dan Dampaknya terhadap Stabilitas Pemerintahan Daerah,” kegiatan ini menjadi ruang dialog lintas sektor dalam merespons tantangan energi di era global yang dinamis.
Seminar menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM., ASEAN Eng, Anggota DEN RI unsur akademisi, yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan ketahanan energi nasional melalui adaptasi teknologi dan inovasi energi berkelanjutan.
Selain itu, turut hadir sebagai pembicara Ira Rihatini, S.T. dari Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan, Erick Eriyanto Dachlan dari BINDA Sumsel, serta M. Rezky Nugraha selaku Direktur Utama PT Keban Berkah Energi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua MPW Pemuda ICMI Sumsel M. Nur Azis, S.T., Ketua Bidang Politik, Demokrasi, dan Kebijakan Publik Agung Pratama Putra, S.Sos., serta Ketua Panitia Pelaksana Hendra, S.Sos. dengan peserta sekitar 100 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan berbagai komunitas.
Acara secara resmi dibuka oleh Muhammad Sadruddin Hadjar, S.Sos., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan, yang hadir mewakili Wali Kota Palembang.
Dalam pemaparannya, Prof. Johni Jonatan Numberi menegaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung energi nasional, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya batu bara. Ia mendorong generasi muda untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pemanfaatan energi dapat dilakukan secara lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, termasuk dalam mendukung operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Sementara itu, Agung Pratama Putra menilai bahwa isu ketahanan energi merupakan persoalan krusial yang membutuhkan kajian komprehensif serta kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan unsur intelijen menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi berbagai tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap ketahanan energi nasional.
“Sumatera Selatan merupakan salah satu pilar energi nasional. Oleh karena itu, penting untuk membangun pemahaman bersama melalui diskusi yang menghadirkan perspektif dari berbagai sektor,” ujarnya.
Ketua MPW Pemuda ICMI Sumsel, M. Nur Azis, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan generasi muda dalam menghadapi tantangan energi di masa depan.
“Kami ingin membuka ruang edukasi dan memperkuat kesadaran generasi muda agar lebih siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ungkapnya.
Melalui seminar ini, MPW Pemuda ICMI Sumsel bersama DEN RI menunjukkan komitmen nyata dalam membangun sinergi antara pemuda, pemerintah, dan stakeholder terkait guna memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Selatan sebagai salah satu penopang energi Indonesia.
( R-01/ R-26/WIS/Novi/ Pimred BFN )


















