JAKARTA, faktadetiknews.biz.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, kembali meraih apresiasi atas inovasi di bidang pertambangan berkelanjutan.
Melalui tim SOLAR STONE, PTBA berhasil meraih Silver Winner pada kategori Energy Mix Optimization & Mining Operational Efficiency dalam ajang Greenovation Judging & Awarding Day 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Tim SOLAR STONE yang terdiri dari Irfad Laeni, Agung Artha Arga Simbolon, dan Guntur Sadhie Putra mengusung gagasan bertajuk “Securing Power, Sustaining Production Green Mining Through Solar Cell.”
Greenovation 2026 menjadi wadah bagi insan pertambangan untuk menghadirkan berbagai solusi dalam mempercepat penerapan konsep pertambangan rendah karbon.
Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno mengatakan, capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi untuk menjawab berbagai tantangan industri, khususnya dalam efisiensi energi dan keberlanjutan.
“Pencapaian SOLAR STONE merupakan apresiasi atas semangat insan PTBA dalam menghadirkan gagasan yang memberikan manfaat nyata bagi operasional dan lingkungan. Kami mendorong agar setiap gagasan dapat diterapkan dan menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Eko.
Menurutnya, PTBA akan terus mengembangkan pemanfaatan teknologi, efisiensi energi, pengurangan emisi serta optimalisasi proses sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Umum APBI-ICMA Priyadi mengatakan Greenovation menjadi wadah bagi perusahaan pertambangan untuk mempertemukan berbagai gagasan dan solusi dalam mendukung transformasi industri.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang menghadirkan gagasan untuk menjawab tantangan dekarbonisasi di sektor pertambangan. Pencapaian PTBA melalui SOLAR STONE sebagai Silver Winner menunjukkan kontribusi insan pertambangan dalam mendorong efisiensi dan praktik yang lebih berkelanjutan,” katanya.
Greenovation 2026 berlangsung melalui sejumlah tahapan. Proses pendaftaran dan pengumpulan proposal berlangsung pada 1 April hingga 30 Juni 2026, dilanjutkan seleksi 30 tim terbaik.
Tahap presentasi daring berlangsung pada 25 Juli hingga 2 Agustus, sebelum akhirnya ditetapkan 10 finalis pada 18 Agustus 2026. Babak final dan awarding digelar pada 11 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dalam babak final, peserta memaparkan permasalahan, tujuan, gagasan, rencana implementasi serta potensi dampak ekonomi, operasional dan lingkungan dari inovasi yang diajukan.
Adapun penilaian meliputi Innovation Idea sebesar 25 persen, Implementation Readiness 35 persen, Program Impact 30 persen, serta Presentation & Q&A sebesar 10 persen.
Capaian tersebut memperkuat langkah PTBA dalam menumbuhkan budaya inovasi sekaligus mendorong efisiensi, pemanfaatan energi berkelanjutan dan pengurangan dampak lingkungan.
“Melalui semangat Energi Tanpa Henti, PTBA terus mengembangkan teknologi dan solusi baru sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju pertambangan yang semakin efisien, adaptif, dan berkelanjutan,” tutup Eko.
(Red)


















